UAD Juara 1 Tapak Suci World Championship 2019

Yogyakarta, 8 September 2019

Kejuaraan tapak suci dunia pertama kali di selenggarakan di Indonesia tepatnya di daerah Solo, Jawa Tengah. Pada tanggal 2-5 september yang diikuti oleh 14 negara yang ada di dunia yaitu Aljazair,Timor Leste,Singapura,Mesir,Taiwan,Pakistan, Jerman,Uganda,Maroko,Thailand,Lebanon,Sudan,Palestina, dan Indonesia.(8/9)

Alhamdulillah tim tapak suci UAD mendapatkan juara 1 dalam kejuaraan dunia tersebut. yang mana dalam tim itu ada 2 mahasiswa yang berasal dari prodi PPKn yaitu  Ratno Singgih(Semester 3) dan Wahyu Safitri(semester 5).

“Pada saat persiapan tanding terutama untuk persiapan Kejuaraan Dunia 2019 ini dari awal kami tim DIY mengikuti seleksi kejuaraan wilayah dari 5 kabupaten di DIY, kemudian adanya pemusatan latihan bagi atlet yang lolos seleksi.

Dengan tempat pemusatan latihan kontingen DIY di Bina Manggala pada waktu itu dengan jadwal yang bertabrakan dengan latihan persiapan Pekan Olahraga Daerah 2019 saya harus pintar-pintar mengatur jadwal latihan. Dalam kurun waktu 1 bulan menuju kejuaraan dunia ini dalam satu minggu full kita tim DIY mempersiapkannya dengan latihan yang ekstra baik kategori tanding dan seni.

Kejuaraan Dunia yang pertama kali diikuti oleh 14 negara dan terselenggara di solo, Dan alhamdulillah pada kesempatan kejuaraan Dunia yang pertama kali ini terselenggara di gor sritex arena solo terbayar sudah hasil dari latihan kami tim DIY selama satu bulan dengan menu latihan yang rutin dan mendapatkan hasil terbaik bagi masing-masing atlet. Terima kasih kepada Allah SWT, Orang tua dan juga pelatih, manajer tim dan dukungan yang mensupport tim DIY, serta tak lupa doa dari teman-teman semua”. Ungkap Ratno Singgih atau yang akrab dipanggil mas Singgih.

Semoga Prodi PPKn kedepannya dapat mempertahankan kemenangan ini dan mahasiswa Prodi PPKn selalu kompetitif dalam hal positif. PPKn Jaya !!!

admin: kumm & chaa

PELATIHAN JURNALISTIK KEWARGANEGARAAN BAGI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Oleh Redaksi Suara Muhammadiyah

 

Di lantai 5 ruang 55, Kampus 4 Universitas Ahmad Dahlan

Yogyakarta, 13 Juli 2019

Pelatihan ini adalah suatu kegiatan yang diadakan berkenaan dengan bagaimana cara menjadi jurnalis yang baik dan benar. sasaran utama pelatihan jurnalistik kewarganegaraan ini adalah mahasiswa PPKn.

Jurnalistik adalah Kegiatan penyiapan, pencarian, penyuntingan, penulisan dan penyampaian informasi tertentu kepada masyarakat melalui media tertentu.

Kepala progam studi Dikdik baehaqi Arif, M.Pd dalam sambutannya mengatakan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk melatih kemampuan para mahasiswa khususnya yang menjadi anggota komunitas buletin yang memiliki kewajiban untuk menerbitkan karya tulisan.

”alasan pelatihan ini adalah karena kami memiliki komunitas namanya buletin dan komunitas ini memilki kewajiban untuk menerbitkan buletin” ujar bapak kaprodi.

Kemudian dalam sambutannya juga, keinginan beliau tidak berhenti disitu saja. Beliau berharap bahwa suatu saat dapat mengunjungi tempat atau dapur Redaksi Suara Muhammadiyah untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak.

“kita akan berkunjung ke tempat atau dapur penerbitan suara muhammadiyah untuk mencari informasi” kata bapak kaprodi.

Kegiatan ini, diikuti oleh 27 peserta terdiri dari mahasiswa PPKn, komunitas buletin serta mewajibkan pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (HMPS PPKn) khusus bidang JARKOMINFO (Jaringan Komunikasi dan Informasi). Alasan beliau mewajibkannya karena bidang JARKOMINFO yang mengelola media sosial HMPS PPKn.

“Kegiatan ini mewajibkan pengurus himpunan bidang jarkominfo karena mereka yang mengelola media sosial HMPS”. Disampaikan dalam kegiatan jurnalistik(10/07).

 

Diajarkan langsung oleh dua orang jurnalis yang profesional dari Suara Muhammadiyah yakni Rizki Putra Dewantoro dan Muhammad Ridho Basri.

Rizki Putra Dewantoro merupakan lulusan S1 dari Universitas Bung Karno kemudian melanjutkan S2 di Universitas Indonesia.

 

Materi pertama yang dibawakan oleh Rizki berjudul “Dasar dan Etika Jurnalistik”. Dalam materinya ia awali dengan sejarah Suara Muhammadiyah itu sendiri yang telah berumur 100 tahun dan merupakan penerbit tertua dibanding dengan penerbit lain dimasanya. Kemudian setelah itu Suara Muhammadiyah menjadi sarana dakwah melalui tulisan.

Banyak sekali ilmu yang di dapat oleh peserta dalam kegiatan ini, salah satunya tentang media jurnalistik. Media Jurnalistik banyak jenisnya yaitu jurnalistik cetak,jurnalistik radio, jurnalistik online dan jurnalistik televisi.

Karena terlalu banyak jenis media jurnalistik, disini Rizki mengungkapkan bahwa ada banyak tantangan yang perlu menjadi perhatian saat ini, yaitu tantangan dalam penyebaran informasi hoax melalui media online. Karena sedikitnya berita-berita yang dapat masyarakat saring.

Selanjutnya, pemateri kedua oleh Muhammad Ridho Basri. Ia merupakan lulusan S1 jurusan tafsir Hadist di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, dan S2 jurusan Qur’an Hadist di Saudia. Ia membawakan materi berjudul “Management Redaksi”. isi materi yang dijelaskan salah satunya adalah jika sesuatu tidak diatur dengan baik maka yang terjadi adalah berantakan dan tidak terkonsep.

Pelatihan Jurnalistik ini mengajarkan mahasiswa untuk mengerti dan memahami tentang kode etik dalam berita, bagaimana membuat berita yang menarik dan memenuhi unsur 5W+1H (What,when,where,who,why and How) tambahan lagi dari pemateri yaitu WOW.

Sebelum penutupan, kegiatan ini menyediakan acara tanya jawab agar para mahasiswa lebih faham dan dapat jawaban atas kesulitannya dalam menulis selama ini.

 

Seluruh peserta terlihat sangat antusias mengikuti nya, dan tidak sedikit yang mengutarakan betapa serunya kegiatan ini.

 

Semoga berkah dan teruslah bersemangat. PPKn jaya! (kumkum)

sumber gambar  (ig : @ppkn.uad)

 

 

 

 

LOKAKARYA PENGEMBANGAN LABORATORIUM PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN

Tjokrostyle Yogyakarta, Rabu, 10 Juli 2019

Dalam rangka untuk meningkatkan pengembangan Laboratoriun Prodi PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang baik, Selasa(09/07) bertempat di ruang meeting room lantai 2 Gedung M, Hotel Tjokrostyle Yogyakarta digelar Lokakarya “Pengembangan Laboratorium Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Universitas Ahmad Dahlan”.

Kepala laboratorium Trisna Sukmayadi, M.Pd. melaporkan bahwa Lokakarya ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dosen dan perwakilan mahasiswa.

Ketua Prodi PPKn Dikdik Baehaqi Arif, M.Pd. menyambut baik kegiatan dan mengucapkan terima kasih kepada pembicara yakni Dr. Iim Siti Masyitoh, M.Si yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman serta peserta yang telah bersedia hadir. Beliau juga berharap semoga Laboratorium Prodi PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ini ke depan menjadi laboratorium yang bagus dan bermanfaat secara optimal karena mengingat dalam mendapatkan ruangan laboratorium sebelumnya sangatlah membutuhkan perjuangan.

Hadir sebagai pemateri, Dr. Iim Siti Masyitoh, M.Si yang merupakan salah satu dosen senior dan juga Kepala Laboratorium Pkn Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial di Universitas Pendidikan Indonesia. Beliau membawakan materi “Management Laboratorium PKn”.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan lokakarya ini, dilanjutkan dengan diskusi tanya jawab oleh para peserta, kemudian laporan hasil diskusi oleh moderator yang juga merupakan kepala laboratorium PPKn UAD yaitu bapak Trisna Sukmayadi, M.Pd.

Majulah Indonesiaku, jaya selalu PPKn ku !!! (kumkum)

 

LOMBA PENULISAN ESAI KEBANGSAAN Tingkat SMA/Sederajat Tahun 2019 Program Studi PPKn FKIP Universitas Ahmad Dahlan

Hallo teman-teman 

Ada informasi terbaru dan penting nih, tentang perlombaan esai kebangsaan yang diselenggarakan oleh Program Studi PPKn Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad dahlan (27/05).

Kira-kira apa saja sih? Yuk kita simak informasi berikut. 

Tema
1. Pemilu dan masa depan kehidupan demokrasi Indonesia: Perspektif pelajar
2. Membangun generasi antikorupsi;
3. Menguatkan gerakan literasi: Peran dan tantangan pelajar di era revolusi industri 4.0;
4. Menguatkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air generasi milenial 

Persyaratan
Peserta lomba adalah siswa-siswi SMA/sederajat 

Tahapan
1. Akhir penerimaan naskah esai: 21 Juli 2019
2. Penilaian tahap penyisihan: 22 – 24 Juli 2019
2. Pengumuman finalis: 25 Juli 2019
3. Babak final (presentasi esai): 28 Juli 2019 

Ketentuan
1. Melampirkan surat keterangan sebagai siswa dari sekolah [Lampiran 1]; dapat dilihat dan diakses pada http://PPKn.UAD.ac.id/lomba-esai.  

2. Melampirkan pindai fotokopi Kartu Pelajar yang masih berlaku;
3. Melampirkan surat pernyataan bebas plagiarisme [Lampiran 2]; dapat dilihat dan diakses pada http://PPKn.UAD.ac.id/lomba-esai. 

4. Judul dan isi esai sesuai dengan tema yang telah ditetapkan oleh panitia;
5. Setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu esai (dengan memilih salah satu tema);
6. Esai ditulis menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
7. Esai belum pernah diikutsertakan dalam lomba sejenis
8. Esai belum pernah dipublikasikan di media massa, baik secara daring (online) maupun cetak 

Sistematika Penulisan Esai
1. Sampul [Lampiran 3] dapat dilihat dan diakses pada http://PPKn.UAD.ac.id/lomba-esai.

2. Judul esai
3. Nama penulis
4. Pendahuluan: rumusan masalah dan tujuan
5. Pembahasan (terdiri atas beberapa subbagian)
6. Simpulan
7. Daftar pustaka [Lampiran 5] dapat dilihat dan diakses pada http://PPKn.UAD.ac.id/lomba-esai.  

8. Lampiran (jika ada)
9. Daftar riwayat hidup penulis

Esai terdiri atas 1.500-2.000 kata dengan jarak spasi 1,5, pias kanan, kiri, atas, dan bawah 2 cm, ukuran kertas A4, dan huruf Time New Roman 12pt
Pengutipan sumber dengan menggunakan format kutipan langsung
Penulisan daftar pustaka (jika ada) menggunakan sistem APA [Lampiran 4] 

Pengiriman Esai
Naskah dikirimkan dalam bentuk cetak lunak (softcopy) dalam format PDF melalui pos-elppkn@gmail.com dan ppkn@uad.ac.id.
Esai yang masuk menjadi milik panitia, tetapi hak cipta tetap menjadi milik penulis. Dalam hal ini, penerbitan ulang dalam semua bentuk media akan dilakukan dengan seizin penulis. 

Hadiah
Juara I: Rp1.000.000
Juara II: Rp750.000
Juara III: Rp500.000
Juara harapan I: Rp350.000
Juara harapan II: Rp250.000
Juara harapan III: Rp150.000
Dua puluh esai terbaik akan diterbitkan sebagai bunga rampai esai kebangsaan ber-ISBN 

Mari berproses dan berjuang teman-teman, semangat selalu ya.

Informasi lomba dan contoh lampiran 
Kunjungi laman PPKn UAD (http://ppkn.uad.ac.id/lomba-esai)
Unduh Contoh Lampiran Lomba Penulisan Esai Kebangsaan [Word] [PDF] 

Kontak 
Arsen Muslih Mulyadi (ponsel: 0821-7924-6878)